Pro dan Kontra Menggunakan KPR

 

 

Ilustrasi: Pro dan Kontra Menggunakan KPR

Membeli rumah merupakan pengeluaran terbesar dalam hidup manusia. Memasuki usia dewasa, kemandirian pun dimulai. Cepat atau lambat, pada akhirnya kita harus lepas dari orangtua dan membentuk keluarga baru dan tinggal di rumah yang terpisah, entah dengan menyewa atau membeli rumah, masing-masing memiliki risiko dan kelebihannya. Misalnya, membeli rumah berarti Anda harus menyiapkan dana cadangan untuk perbaikan dan perawatan rumah dan kelebihannya rumah ini merupakan milik Anda. Jika Anda menyewa rumah, maka yang terjadi adalah sebaliknya. Anda tak perlu menyiapkan dana perawatan, namun uang sewa yang Anda keluarkan dalam kurun waktu tertentu tidak akan membuat rumah tersebut menjadi milik Anda. 

Namun harga rumah yang cukup tinggi, seringkali membuat kita ragu untuk membelinya, padahal sekarang ini cukup banyak bank dan developer perumahan yang memberikan KPR fleksibel meskipun dikelilingi dengan segala pro dan kontra. Lalu, apa saja sih pro dan kontra menggunakan KPR ini? Ayo kita kupas satu per satu agar Anda tidak ragu lagi membeli rumah. 

Pro: Biaya Awal Tidak Besar

Setidaknya Anda tidak memerlukan biaya yang memberatkan ketika membeli rumah dengan cara KPR. Bandingkan jika Anda membelinya secara tunai. Hanya dengan memenuhi seluruh syarat KPR, Anda dapat membayar uang muka sesuai dengan kemampuan Anda. 

Kontra: Harga Rumah Lebih Mahal

Harga rumah KPR tampak lebih mahal disebabkan oleh adanya bunga cicilan KPR yang harus dibayarkan per bulan. Namun, barang apa pun yang kita beli dengan cara kredit, tentu saja ada bunga yang harus dibayar bukan?

Pro: Aspek Legal Terjamin

Sebagai lembaga pembiayaan KPR, bank hanya akan memberikan fasilitas KPR kepada Anda jika pembeliannya disertai sertifikat yang sah. Dengan hal ini, Anda tidak perlu lagi takut ditipu oleh penjualnya atau adanya pihak lain yang mengaku-ngaku memiliki hak kepemilikan. Legalitas rumah Anda sangat terjamin jika membeli rumah.

Kontra: Jangka Waktu Pembayaran yang Lama

Jika Anda mengambil nilai cicilan yang rendah tentu saja ini akan memakan waktu pelunasan. Pos pengeluaran ini akan mengikat Anda dalam kurun waktu tertentu. 

Pro: Keuangan Lebih Stabil 

Jika Anda memiliki penghasilan tetap namun pas-pasan, maka produk KPR dengan tenor yang cukup lama sangat cocok bagi Anda. Jangka waktu pelunasan KPR dapat dilakukan hingga 20-an tahun. Kelebihan jangka waktu yang longgar seperti ini bisa Anda manfaatkan untuk mengelola keuangan dua kali lipat lebih baik dibandingkan sebelumnya. Buatlah daftar anggaran pengeluaran per-bulan. Anggaran ini merupakan pedoman pengeluaran Anda dan keluarga sehingga kebutuhan sehari-hari dapat terpenuhi. 

Kontra: Perubahan Ekonomi di Masa Mendatang

Kondisi ekonomi di Indonesia bahkan global mengalami perubahan dari waktu ke waktu. Kita tidak pernah tahu kapan krisis ekonomi akan menimpa negara kita.  Untuk mengantisipasi hal ini, alangkah baiknya jika tenor waktu pembayaran KPR berkisar 5-10 tahun saja untuk menghindari kejadian yang tidak diinginkan. Toh, kondisi keuangan Anda juga lebih stabil kalau seandainya utang cepat lunas. Lalu jika Anda sudah memiliki anak, rumah bisa menjadi investasi yang baik bagi anak Anda. Simak di sini: Peran Orang Tua dalam Membantu Pengajuan KPR

Pengembang Properti Terpercaya

Akan lebih mudah bank mengabulkan permohonan KPR Anda, jika Anda membeli rumah dari pengembang yang bekerjasama dengan bank tersebut. Pengembang yang bekerjasama dengan bank pasti sudah terpercaya, karena pihak bank tidak akan mau mengambil risiko merugi jika bekerjasama dengan yang tidak terpercaya. 

Cara Mudah Beli Rumah Dengan KPR :

Lalu bagaimana cara menyeleksi developer perumahan yang terpercaya? Anda dapat menyeleksi developer terpercaya dengan menilai tiga aspek, antara lain; kredibilitas, legalitas dan komitmen. Jika ketiga aspek ini menurut Anda sudah cukup baik, maka tahap selanjutnya Anda dapat melakukan riset perumahan yang dibangun dan dikelola developer tersebut. Biasanya developer yang terpercaya mendirikan rumah contoh di perumahan yang dijualnya, sehingga Anda bisa melakukan riset dengan melihat lingkungan secara keseluruhan. 

Salah satunya adalah Progress Group, salah satu pengembang atau developer yang bekerjasama dengan banyak bank terkemuka dalam pembiayaan KPR. Progress Group telah eksis di dunia properti lebih dari 30 tahun sehingga Anda dapat melihat langsung karya Progress Group yang telah selesai, seperti Paradise Serpong City yang berdiri di kawasan Serpong Selatan. Perumahan dengan konsep kota mandiri ini, memiliki fasilitas yang ramah anak, bayangkan saja setiap klaster yang berdiri di perumahan ini memiliki playground dan taman yang asri. Selain itu perumahan ini terintegrasi dengan fasilitas lainnya seperti sport center, auditorium, bahkan sebuah mall berdiri di perumahan ini lengkap dengan bioskop, gerai makanan dan café kekinian. Kenali juga Pro dan Kontra dalam Investasi Properti disini

Rasakan Living in Paradise di Kota Mandiri Terluas di Serpong Selatan: 

 

Video Menarik Untukmu :

BLOG VIDEO-03       BLOG VIDEO-09

 

Topics: Kredit Pemilikan Rumah


Disclaimer
Seluruh data, gambar dan tulisan yang tercantum di dalam website merupakan situasi dan kondisi pada masa persiapan. Untuk pengembangan mutu, spesifikasi dan design dapat berubah sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan. Pembangunan dapat dilakukan secara bertahap sesuai dengan tahapan dan perencanaan yang merupakan hak penuh dari pengembang. Seluruh ilustrasi/foto yang ditampilkan hanyalah merupakan contoh dan bukan merupakan bagian dari perjanjian jual beli.